Ini pengalaman cukup unik. Saya punya seorang teman. Asalnya dari Jawa, tapi sudah lama menetap di Kalimantan. Kerjaannya tiap hari cuma nangkap tokek di berbagai penjuru daerah. Cuma, cara menangkapnya tidak sembarangan. Dia punya sejumlah mantra yang cukup ampuh. Jika mantranya telah dilepaskan, sejumlah tokek pun seolah datang mendekatinya. Tak peduli tokek itu ada di pohon besar dan tinggi, atau di tempat paling sulit ditangkap sekalipun. Saya pernah diajari mantra menangkap tokek itu, tapi saya tetap tidak bisa mempraktikkan.
Tak hanya itu, dia juga menggunakan hitung-hitungan (petung) cara Jawa. Jika dia akan beruru tokek, dia harus mencocokkan jam dan tanggal. Setelah hitung-hitungannya ketemu, lalu dia menentukan arah kemana akan berburu. Tak heran, dalam sehari dia bisa menangkap puluhan bahkan ratusan tokek. Hanya saja, dia tidak mau menangkap semua tokek. Yang masih kecil dilepasnya kembali, sedang yang besar dibawanya pulang.
Orang ini sangat yakin bahwa tokek bukanlah binatang sembarangan. Hewan ini sering berkolaborasi atau dimanfaatkan oleh makhluk gaib. Jadi, memperlakukan tokek juga tidak boleh sembarangan. Juga, untuk membawa dan menjualnya. Makanya, dia tidak sembarangan menjual tokeknya. Hanya kepada orang-orang yang dipercayanya saja dia memberikan tokeknya.
Pernah suatu hari, dia pamit untuk berburu tokek. Dengan uang seadanya, dia naik kapal dari Kalimantan menuju Jawa. Dia selalu kontak-kontakan dengan saya saat di lapangan. Setelah seharian naik kapal, dia pun langsung terjun ke lokasi yang diperkirakan banyak tokek. Tempat berburu favoritnya adalah pekuburan. Kuburan yang dianggap angker oleh masyarakat, justru dia lebih suka. Sebab, di tempat-tempat seperti itulah tokek lebih senang bersembunyi. Sesuai kodratnya, tokek adalah hewan yang tak suka tempat ramai, atau banyak orang. Jadi, di pekuburan (yang angker), dia bisa lebih tenang hidup. Karena di tempat itu jarang dijamah manusia. Hari pertama di Jawa, dia langsung kontak saya. Baru beberapa jam berburu, dia sudah mengantongi 24 tokek berukuran 2 ons up. Hari hari berikutnya, dia selalu menghabiskan waktu di pekuburan dan hutan-hutan kecil.
Soal keanehan tokek, saya juga sering mengalami. Pernah suatu hari, kawan saya seorang peternak tokek besar ingin memamerkan tokek antiknya kepada saya.Tokek itu hanya punya tiga kaki, yang belakang dua dan depan satu. Tokek itu ditaruh di kandang berukuran sekitar 40X60cm. Dalam kandang itu juga diletakkan sembilan tokek lain, jadi jumlahnya ada 10 ekor. Saat memberi makan tokek pada pagi hari, tokek itu masih ada. Tapi begitu siang hari, saat saya lihat di kandang itu, tokek itu menghilang. Kejadian itu cukup aneh, mengingat kandang itu cukup kecil dan terlihat bagian dalamnya secara jelas. Tak ada tempat persembunyian di dalam kandang itu. Dicek selama hampir satu jam, tokek itu tetap tidak muncul juga. Anehnya, tiba-tiba saja tokek itu muncul saat saya akan pergi.
Keanehan lain adalah tokek peliharaan saya terlihat tidak sehat, padahal makanan rutin diberikan. Pembuatan dan penempatan kandang juga cukup representatif. Tokek-tokek peliharaan itu, terlihat aneh. Terkadang terlihat seperti mati, tak ada tanda-tanda kehidupan. Tapi, beberapa waktu kemudian dia menghilang lagi di dalam kolong bambu di dalam kandang. Saya pun memberitahukan hal itu kepada teman saya yang pemburu tokek itu. Dia pun langsung paham. Saya disuruhnya memberi seutas tali dari sabut dan beberapa butir kacang hijau. Dia bilang, itu sebagai syarat agar tokek tidak dihinggapi makhluk halus. Benar saja, begitu saya ikuti sarannya, ternyata tokek-tokek saya langsung terlihat sehat-sehat. Tak hanya itu, tiga hari berikutnya, badannya terlihat lebih segar, sehat dan gemuk-gemuk. Tidak seperti sebelumnya, kulitnya pucat dan tidak aktif. Nah, jika Anda memelihara tokek, ada baiknya kandangnya diberi tali sabut dan kacang hijau mentah.
Meski ini bukan hal yang rasional, mengingat dua benda itu tidak ada hubungannya dengan makanan tokek, tapi tak ada salahnya dicoba. Toh harganya sangat terjangkau. Jadi tak ada salahnya dicoba. Selamat beternak tokek…