Video

Loading...

Senin, 15 November 2010

PELUANG KEANGGOTAN AGEN

  • Pembeli TOKEK.Com - Bukan Scam
    SALAM teman-teman semua, Pada posting kali ini, saya ingin menyampaikan sebuah kabar gembira untuk Anda semua. Kabar gembiranya adalah: telah dibuka sebuah jaringan PTC perekrutan, bernama TOKEKAgn.Com.
    Jaringan dari PTC ini akan lebih userly, responsif dan tentunya juga lebih membawa untung untuk semua pihak.

    Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi agen, untuk menyebarkan iklan tentang produk-produk Anda, atau produk-produk yang Anda affiliasikan, bisa mulai mencoba untuk mengiklankannya di jaringan TOKEKAgn.Com.
    Bagi para agen baru dan lama, Anda bisa menjadikan jaringan TOKEKAgn.Com pilihan alternatif (atau bahkan pilihan utama) untuk join. 
    Bagi para  owner, Anda pun bisa melakukan hal serupa plus merekomendasikan jaringan baru ini kepada para owner baru dan lama. 
    Untuk mereka yang ingin menjadikan blog / website yang sudah dimiliki sebagai sebuahmesin uang, segeralah bergabung menjadi Agen TOKEKAgn.Com, dan mulai jaring komisi. 

    Pendaftaran 100% GRATIS.
    TOKEKAds.Com memberikan sharing profit yang adil, 50%-50% antara owner dan AGEN. 
    Untuk jenis dan ukuran , disediakan berbagai ukuran  dan gambar dengan standard yang sesuai dengan ukuran.
    Payout  $ xx.000 dan dibayar dalam waktu 7-14 hari setelah request komisi dilakukan. I
    Kesimpulannya, Segera mendaftar karena disini adalah tempat yang tepat bila Anda ingin menjadi seorang Agen atau owner untuk market Indonesia. 

    Jadi untuk Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang TOKEKAgn.Com dan ingin mendaftar (sebagai Adgen atupun owner), silakan segera DAFTAR



    Salam sukses untuk Anda!


Selasa, 30 Maret 2010

TOKEK BATU SPIDER

STOK BANYAK TOKEK BATU
Jenis SYDER


TERIMA ORDER 
min berat TOKEK 3 kg

Minggu, 21 Februari 2010

Anti TUMOR

Kini, tiap orang pasti tertegun dengan tokek. Betapa tidak, hewan berkulit totol-totol ini tiba-tiba jadi primadona di mana-mana. Di berbagai daerah di belahan negeri ini, orang sibuk berburu tokek. Ya, karena harganya yang melambung fantastis.  Tak hanya puluhan atau ratusan juta, bahkan tokek sudah dihargai miliaran per ekor.
Meski banyak yang meragukan tingginya harga jual tokek, tapi banyak pula yang percaya. Bagi yang tak percaya, mungkin mereka melihat fenomena tokek ini sama dengan bunga anturium yang juga melambung beberapa waktu lalu, tapi kini hilang tanpa kabar. Bagi yang percaya, mungkin sudah  pernah membuktikan sendiri. Bagi saya pribadi, sudah pernah menyaksikan transaksi tokek batu seharga Rp 1,3 miliar di Banjarmasin, Kalsel. Tokek batu asal hutan Kalimantan itu dibeli orang Samarinda seharga Rp 1,3 miliar cash. wow…

Nah, ini ada sedikit referensi dari koran terpercaya, untuk apa tokek itu. Jadi, bagi yang percaya silakan berburu, dan bagi yang belum percaya silakan simak tulisan berikut ini. Ini adalah berita dari kompas.com.

Sebuah penelitian mengidentifikasi bahwa binatang sejenis cicak yang disebut tokek dan sering digunakan dalam pengobatan tradisional China atau traditional Chinese medicine (TCM) memiliki efek anti-tumor.

Sifat anti-tumor ini ditunjukkan melalui kemampuan menghambat tumor dengan cara memperkuat energi tubuh. Tim yang diketuai Prof Wang dari Universitas Henan, China, menunjukkan bahwa zat aktif tokek tidak hanya meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh dari suatu organisme, tetapi juga menginduksi sel-sel tumor apoptosis (yang membunuh dirinya sendiri) serta menekan ekspresi protein VEGF dan bFGF, faktor pendukung berkembangnya kanker.

Kemoterapi—salah satu metode utama dalam pengobatan kanker yang kerap dilakukan para dokter saat ini—memiliki kelemahan karena tidak bisa selektif menyerang sel kanker sehingga memengaruhi zat antikanker itu sendiri, juga mengandung racun.

Pada 40 tahun terakhir ini, para ahli dari China telah mendapatkan dan menggunakan metode pengobatan kanker yang lebih efektif, yang diintegrasikan dengan TCM plus kemoterapi. Temuan-temuan tentang hal ini telah dipublikasikan setahun lalu pada 7 Juli 2008 di World Journal of Gastroenetrology (Jurnal Gastroenterologi).

Beberapa tulisan lain di beberapa media massa juga menyebut tokek punya banyak khasiat, mulai dari pengobatan kanker hingga obat AIDS. Yang jelas, saat ini beberapa peneliti dari berbagai dunia sedang meneliti khasiat lebih lanjut tentang tokek atau gecko ini. Jadi, mari kita sama-sama tunggu hasilnya. Semoga si tokek bisa membawa manfaat sebesar-besarnya bagi umat manusia dan kehidupan itu sendiri. Amin

Nah, masih ragu soal kedahsyatan harga tokek, atau malah jadi percaya kalau tokek itu dihargai sangat mahal. Silakan saja…

Tips Membesarkan TOKEK

Tiga bulan memelihara tokek, saya dapat banyak pengalaman baru. Salah satunya adalah anggapan bahwa tokek adalah hewan yang sangat mudah stress. Itu adalah benar adanya. Di rumah, saya memelihara sekitar 40 ekor tokek ukuran 1-2 ons.

Awalnya, saya memeliharanya di teras belakang rumah. Bagian atasnya ada atap sehingga tak kehujanan atau kepanasan. Selain itu, juga mudah untuk merawatnya. Sebulan pertama, saya tidak melihat adanya pertumbuhan yang cukup signifikan.  Besarnya ya segitu-gitu aja, nyaris tanpa ada pertumbuhan. Padahal, tiap hari saya beri makan jangkrik segar dan besar. Sekali seminggu, minumannya saya ganti dengan susu.

Untuk diketahui, saya dan keluarga banyak melakukan aktivitas di teras belakang rumah, dekat kandang tokek. Di tempat itu, kami biasa mencuci pakaian dan piring atau gelas kotor. Anak saya juga sering bermain di tempat itu, termasuk mandi. Kemungkinan besar, tokek saya stres sehingga tak bisa tumbuh subur.

Karena tak ada perubahan berarti, saya pun berpikir untuk mengubah sistem perawatan. Lalu saya coba buat satu kandang baru, berisi tiga ruang. Kandang itu saya letakkan di atas plafon rumah. Tempatnya hangat dan sepi. Suasananya pun seperti sebuah ruangan yang sudah lama tak ditempati, alias ruang kosong. Banyak debu dan baunya apek.

Saya berpikir, inilah tempat yang representatif untuk sang tokek. Yang jelas, tempat ini tak terjangkau keramaian anak saya, juga aktivitas harian lainnya. Di tempat ini, tokek bisa hidup dengan tenang, jauh dari kebisingan dan gangguan harian.

Kandang itu saya isi 6 ekor tokek ukuran sekitar 1,5 ons. Jadi masing-masing ruang ada dua ekor tokek. Soal makanan, semua tokek, baik yang di kandang bawah maupun di atas plafon, saya beri jenis dan jumlah yang sama. Ternyata, sebulan berikutnya, tokek yang ada di atas plafon ukurannya berubah jadi besar-besar. Untuk diketahui, tokek yang ada di atas plafon saya beri makan dua hari sekali, jadi relatif jarang terlihat orang.

Jika dibandingkan dengan pertumbuhan tokek yang ada di teras belakang, bedanya jauh sekali. Tokek yang ada di atas plafon jauh lebih gemuk. Sekarang beratnya kira-kira di atas 2 ons. Sementara tokek yang ada di teras belakang beratnya masih sekitar 1,5 ons. Selain itu, tokek yang ada di atas plafon lebih agresif dan sehat. Atas keberhasilan itu, saya berniat membuat satu kandang lagi untuk mendongkrak pertubuhan tokek yang lain.

Nah, ini sekelumit pengalaman saya memelihara tokek, semoga bermanfaat untuk pembaca yang tertarik memelihara tokek. Selamat beternak…